Seminar ITB 93: Obat Tradisional Untuk Kualitas Kesehatan Masyarakat

Pembicara Seminar Obat Tradisional ITB 93Salah satu program dari ITB93 adalah kegiatan berbagi sehat. Ketika dicetuskan mengadakan Seminar yang bertajuk “Penggunaan Obat Tradisional yang Aman untuk Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat” ini, tidak terbersit dalam panitia bahwa animo untuk menjadi peserta akan sangat tinggi. Demikian juga dengan antusiasme keluarga ITB93 yang juga membara dengan berlomba-lomba menjadi donatur untuk pendaftaran.

Diluar dugaan, peserta acara membludak sehingga harus dibatasi. Acara ini yang dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2015 jam 08.00 – 13.00 di Aula Timur ITB Jalan Ganesha no. 10 Bandung ini dihadiri peserta kurang lebih 281 orang dari berbagai latar belakang yaitu para apoteker, mahasiswa, ibu rumah tangga, dosen, kader PKK, para perwakilan pengusaha dan pejabat dinas Kesehatan serta Istri Walikota Bandung. Selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bandung, Ibu Atalia Ridwan Kamil berkenan untuk membuka acara seminar ini. Sebelumnya Dekan Sekolah Farmasi ITB Prof. Dr. Daryono Hadi Tjahjono memberikan sambutan sebagai tuan rumah acara ini dan Ida Rahmi, S.Si, Apt sebagai Ketua Panitia.

 

Berlaku sebagai pembicara pada acara ini adalah para pakar di bidangnya. Acara diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan seru ditambah dengan adanya door prize. Pembicara pertama adalah Niniek Ambarwati (Alumni Farmasi ITB 93, Dinas Kesehatan Prov. Lampung) yang menyampaikan bahwa Kementrian Kesehatan akan terus mendorong usaha dan industri herbal agar makin maju. Obat tradisional harus dikonsumsi secara tepat yaitu tepat guna atau tujuannya, tepat cara pembuatannya dan tepat dosis/takarannya.

Pembicara kedua adalah Drs. Abdul Rahim Kepala Balai Besar POM di Bandung yang bersemangat menyampaikan pesan  “TELITI LABEL SEBELUM MEMBELI OBAT Herbal dan Semua Produk. Laporkan bila terdapat penyimpanang. Lihat Website BPOM Untuk Mengecek Suatu OT Berijin Edar Atau Tidak”.

Seminar ditutup dengan paparan dari Dr. I Ketut Adnyana, Dosen Sekolah Farmasi ITB yang menerangkan dengan jelas harapan dan fakta mengenai Obat Herbal yang penting untuk diketahui masyakakat.Finalis Obat Tradisional ITB 93

Seminar ini meluruskan beberapa persepsi yang perlu dipahami oleh masyarakat, antar lain:

  1. Bahwa Obat Tradisional juga memiliki efek samping.
  2. Bahwa cara mengkonsumsi obat tradisional yang salah malah bisa merugikan tubuh.
  3. Bahwa perlu waktu bagi tubuh untuk menerima obat tradisional dan meresponnya. Oleh karenanya tidak bisa diharap langsung bekerja menyembuhkan.
  4. Jika dibandingkan obat tradisional dengan obat konvensional, maka dapat dikatakan bahwa obat tradisional lebih banyak bersifat pencegahan (preventif), rehabilitatif dan paliatif. Sementara Obat Konvensional bekerja Kuratif.

Acara ini didukung oleh: Sekolah Farmasi ITB, IA Farmasi ITB, dan IA ITB. Sedangkan Sponsor kegiatan ini adalah:

  1. PT. Kimia Farma (Persero) Tbk.
  2. PT. Sinkona Indonesia Lestari
  3. PT. Gondowangi (Natur )
  4. PT. Paragon Teknologi (Wardah Cosmetics)
  5. PT. Sanita Adhi Perkasa

[adm/itb93]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s